i'm alone in Idul Fitri day

Hari ini 1syawal, azan subuh telah berkumandang, pelan gerak badan menuju keran tempat berwudu yang berjarak sekitar 10meter dari tempat saya memejamkan mata dari kepenatan semalam. "Huuuwwaaakhhhh" sedikit rasa malaspun dibisikan setan lewat dinginnya suasana subuh hari. Selesai sholat subuh masih saja ada setan bergelantungan di pundak mengurangi hasrat untuk mandi dan siap-siap untuk berangkat sholat Idul Fitri di Mesjid Kampus UGM.

Sembari bermalas-malasan dengan sedikit-sedikit mencicil kegiatan sebelum berangkat sholat, mata memandang ke "ruang busuk" namanya yaitu ruangan yang paling indah di yogyakarta bagi segelintir mahasiswa teknik ugm yang mencoba mencari jawaban dari pertanyaan "siapa dia?", terletak di pojok barat Fakultas Teknik UGM. lanjut cerita saya hanya melihat seorang manusia yang berada di lantai dan seorang manusia lagi berada "di kayangan" yaitu lantai2 yang terbuat daru besi dan triplek yang terdapat dalam ruang busuk, dan mereka sedang nyenyak tertidur.

Jam 06;15 WIB, saatnya berangkat sholat ID, saya berangkat sholat bersama satu orang teman saya menggunakan motornya, sepanjang jalan kelompok-kelompok orang menuju arah yang sama dengan saya dengan tawa dan cerita-cerita kecil yang saya tidak tau apa, yang jelas saya hanya tersenyum sambil melihat mereka. Setiba di Mesjid "Alhamdulillah" saya dapat shaf yang ke5 dan posisi yang bisa melihat khatib tetika berceramah.

Sholat dan ceramahpun berakhir, sayapun bersegera kembali karna tempat tinggal kami cuma dua orang yang jaga dan itu pasti rasanya "WOWwww" banget. Sambil duduk di depan "lincak", yaitu tempat nongkrong di depan sekret, saya memandang kearah timur alias kearah Mustek (Musholla Teknik) dengan berharap akan ada mobil atau mtor yang datang menuju ke arah kami. Bukan makanan atau THR yang saya harapkan, tapi manusianya yang akan mengubah suasana yang sepi "krik..krik..krix" menjadi heboh dengan gurauan. Judul tulisan ini sih "i'm alone in Idul Fitri day" tapi saya di sini tidak sedramatis judulnya kok, masih ada beberapa teman saya yang menemani saya dengan keautisannya masing-masing.

Hingga saat ini jam dimana saat saya mengakhiri tulisan ini dengan tanda titik "titik lagi...titik lagi.." suasana masih sepi, saya dan dua teman saya berada didepan Laptop dan komputer masing-masing berharap ada sosok yang muncul dari timur dan berkata "ooiii...hahaha kasian banget pada mati gaya gitu lu pade...!".
Fiiuuuhhh....!, dua kata untuk keadaan ini "Lembo ade".

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tegas

love story time in the classroom

Minggu yang panjang