Telefon genggam dan kenangannya


Vidio, mp3, kamera, internet, aplikasi pintar, permainan, tv, gps, dan masih banyak konten-konten lain yang terdapat pada telefon genggam sekarang ini, yang mana kualitas tersebut dapat juga menunjang kebutuhan orang-orang kebanyakan mulai dari mempermudah pekerjaan, sarana informasi yang cepat, komunikasi yang lebih memuaskan dan yang lain-lainnya.

Nah sekarang ini maraknya dengan yang namanya “BlackBerry, Androit, tablet, kapsul, salaf, puyer”, dan sebagainya. Ada BBm-an di kalangan BlackBerry yang sekarang mungkin lumayan tersaingi oleh Androit.
Ingin sekali rasa hati memiliki salah satu dari mereka(smartphon) tapi....... Gak ada duit...? mungkin itu bukan jawaban yang begitu tepat, uang bisa saja dicari buat beli hp atau sehabis-habis ide minta sama keluarga(kayak orang kaya aje ane...!!)
Mari kita lihat telfon genggam di bawah ini :

Disaat saya ingin sekali mempunyai telefon genggam saat kelas 2 SMA, berhubung ortu belum sanggup beliin, dan saat itu saya ditawarin sama kakak sepupu saya kalau dia mau beliin telfon genggam dengan syarat saya harus masuk 3besar direngking kelas(kayak bujuk anak SD buat belajar aja) padahal saat itu rengking saya jauh sekali dari yang namanya 3besar, “haaahhhh...” (seruan pesimis saat itu) tapi saya masih ada waktu 2bulan untuk belajar sebelum ujian semester yang akhirnya salah satu peringkat dari 3besar itu saya raih (hehehe....akhirnya berhasil juga), nah langsunglah mulai menagih janji(kayak apa aja) dan hasilnya telefon genggam seperti gambar di atas.

Mau ganti telefon genggam bukannya gak mau, tapi tu telefon udah temenin saya sampai suku pedalaman bangko, puncak-puncak gunung di sumatera, jawa, NTB dan perjalanan-perjalanan indah saya yang telah terukir kenangan. Mungkin menunggu rusak (nggak lah...).

Yang jelas saya ingin punya telefon genggam yang pintar (smartphon kata orang-orang) tapi mungkin belum saatnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tegas

love story time in the classroom

Minggu yang panjang